Candi Barong Yogyakarata No ratings yet.

By | July 24, 2019

Candi barong adalah candi peninggalan agama Hindu yang terdapat di Dusun Candisari, Bokoharjo, Prambanan. Disebutkan Candi Barong sebab ada hiasan saat di relung badan candi yang terlihat seperti Barong. Kehadiran Candi Barong yang bernama Candi Sari Suragedug disebut dalam Prasasti Ratu Baka (856 M) dalam bahasa Sansekerta serta dicatat memakai huruf Jawa kuno.

Dalam prasasti itu dikisahkan mengenai seseorang raja bernama Sri Kumbaja atau Sri Kalasodbhava yang membuat tiga ‘lingga’, yakni Krttiwasalingga dengan pendamping Dewi Sri, Triyarbakalingga dengan pendamping Dewi Suralaksmi, serta Haralingga dengan pendamping Dewi Mahalaksmi. Direncanakan bangunan yang disebut ialah Candi Barong. Dalam Prasasti Pereng (863 M), yang dicatat dalam bahasa Sansekerta dengan memakai huruf Jawa kuno, disebut jika pada tahun 784 Saka (860 M) Rakai Walaing Pu Kumbhayoni menganugerahkan sawah serta dua bukit di Tamwahurang untuk kepentingan perawatan bangunan suci Syiwa bernama Bhadraloka.

Beberapa pakar memiliki pendapat jika Sri Kumbaja atau Sri Kalasodbhava ialah Pu Kumbhayani serta bangunan Syiwa yang disebut ialah Candi Barong. Berlainan dengan candi-candi yang lain di Jawa Tengah, Candi Barong adalah bangunan punden berundak, yakni mode bangunan suci pada saat prahindu. Candi ini terdiri atas teras bersusun tiga, semakin ke atas main sempit. Luas teras pertama ialah 90 x 63 m2, sedang teras ke-2 ialah 50 x 50 m2. Disaksikan dari letak tangga naik dari teras ke terasnya, candi Hindu ini menghadap ke barat.

Di pertengahan bagian barat ada tangga naik dari teras pertama ke teras ke-2 setinggi seputar 4 m dengan lebar 3 m. Teras ke-3, yang memiliki ukuran 25 x 38 m2, terdapat 5 m dari permukaan teras ke-2, serta bisa diraih lewat tangga selebar 3,2 m. Tangga itu diperlengkapi dengan pipi tangga di kiri-kanannya. Di pangkal tangga ada hiasan mirip ‘ukel’ yang tidak jelas memiliki bentuk. Di kiri serta kanan dinding pipi tangga ada hiasan berbentuk daun kalpataru yang beberapa telah rusak. Di pucuk tangga ada gerbang beratap (gapura paduraksa) ke arah ke pelataran teras ke-3. Di atas ujung gapura ada hiasan Kalamakara.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *